Dukung Wajib Belajar 13 Tahun, 14 Ribu Desa Tanpa TK Ditargetkan Terjangkau PAUD
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut masih ada 14.000 desa yang belum memiliki taman kanak-kanak.
Administrator

JAKARTA — Kemendikdasmen menargetkan 14.000 desa yang belum memiliki taman kanak-kanak (TK) dapat terjangkau layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga akhir 2026. Target ini disiapkan untuk mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengakui data kementerian masih mencatat ribuan desa tanpa TK. Pada saat yang sama, program Revitalisasi Satuan PAUD 2026 menyasar 19.940 satuan pendidikan, dengan perjanjian kerja sama yang telah diteken bersama 17.267 sekolah PAUD senilai total Rp10,9 triliun.
Pemerintah juga menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar sebesar Rp450.000 per tahun bagi murid TK, dengan sasaran prioritas 888.000 anak menjelang masuk SD. Untuk guru, program Rekognisi Pembelajaran Lampau dengan beasiswa Rp3 juta per semester disebut telah menjangkau 12.500 guru TK.
Mu'ti mengingatkan pembelajaran PAUD harus berbasis bermain dan tidak membebani anak dengan tuntutan akademik yang kaku.
Sumber: ANTARA (6/11/2026). Disusun ulang oleh redaksi BeresinNews.
Admin Redaksi
Administrator
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!