Cara Mengenali Hoaks di Media Sosial Sebelum Ikut Membagikannya
Informasi palsu menyebar cepat lewat grup percakapan dan media sosial. Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu Anda memilah mana yang layak dipercaya.
Administrator

JAKARTA — Di era media sosial, sebuah pesan bisa berpindah ke ribuan orang hanya dalam hitungan menit. Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar benar. Hoaks sering dikemas dengan judul yang memancing emosi agar cepat dibagikan tanpa diperiksa.
Waspadai judul yang provokatif
Judul yang menggunakan huruf kapital berlebihan, tanda seru beruntun, atau ajakan seperti "sebarkan sebelum dihapus" patut dicurigai. Informasi yang benar umumnya disampaikan dengan bahasa yang tenang dan menyertakan sumber yang jelas.
Periksa sumber dan tanggalnya
Cari tahu siapa yang pertama kali menyampaikan informasi tersebut. Bandingkan dengan pemberitaan media yang kredibel atau situs resmi lembaga terkait. Perhatikan juga tanggalnya, karena berita lama sering diedarkan ulang seolah-olah baru terjadi.
Telusuri foto dan video
Gambar dan video dapat diambil dari peristiwa lain lalu diberi keterangan yang menyesatkan. Fitur pencarian gambar terbalik di mesin pencari dapat membantu menemukan asal-usul sebuah foto.
Tahan jari sebelum membagikan
Bila masih ragu, lebih baik tidak meneruskan pesan tersebut. Anda juga dapat memeriksa kanal cek fakta yang dikelola media dan lembaga resmi. Satu keputusan kecil untuk tidak membagikan dapat memutus rantai penyebaran informasi palsu.
Admin Redaksi
Administrator
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!